Gak Perlu Riweuh Buat Nge-Bisnis


Pernah merasa kepengen banget bisnis? tapi selalu bingung modal darimana? atau setelah dapet modal lalu bingung produknya mau apa? setelah dapet ide mau buat produk apa terus bingung lagi siapa yang bakal beli produk gue? gue jualan dimana? ect.. ect…

Ya memang paradigma di atas sering banget terlintas kalau kita mau buat bisnis. But hey, let’s erase all those paradigm.
Business is not always about product, business is not always about fund. Business is all about story. Bisnis yang baik adalah bisnis yang memiliki cerita.

“Ketika Anda berbisnis, lalu bisnis Anda dibicarakan oleh orang banyak, dan mereka dengan senang hati mempromosikan bisnis Anda (tanpa Anda minta), mereka menjadi konsumen yang loyal. Maka itulah bisnis yang berhasil” (@AdezAulia)

Untuk menghapus semua paradigma tentang kekhawatiran berbisnis, S2 CME IKJ-IDS mengadakan acara “Bikin Bisnis 3 Jam” di IDS Education Kuningan. Acara ini dibuka untuk umum. Sebanyak 22 orang mengikuti acara ini, mayoritas adalah mahasiswa yang tertarik buat nge-bisnis. Hal ini bagus, karena dengan ketertarikan mereka mengikuti kegiatan ini, berarti mereka telah sedikit meninggalkan pikiran kolot “setelah lulus saya akan menjadi pegawai, kerja sama oraaaaang”. Bukan berarti teman-teman yg gak ikutan kegiatan ini adalah orang-orang kolot dan menjadi pegawai tidak baik, *ehem saya juga pegawai swasta, kerja sama orang*, semoga dengan bekerja dengan orang lain kita bisa ambil ilmu dari mereka, network dan bergerak!! action membuat bisnis sendiri. Gantian yang tadinya digaji jadi menggaji :D

Awalnya teman-teman disini diberikan kuliah umum tentang bisnis Adez Aulia (Program manager S2 CME IKJ-IDS), disini peserta diberikan contoh bisnis yang gila, tidak masuk akal tapi menghasilkan keuntungan milyaran rupiah.
Contohnya adalah buku Everything Men About Woman. Buku ini sudah terjual sebanyak lebih dari 100 kopi. Tapi ternyata jeng-jeng!!! Isi buku itu adalah KOSONG. Kenapa kosong??? Ya… laki-laki memang tidak mengerti wanita. Tapi herannya buku ini tetap laku, bahkan sudah anniversary ke 200 tahun.

Di Acara ini ada 7 kelompok, setelah mendapatkan pencerahan dari Mas Adez, peserta langsung bersemangat untuk memulai bisnisnya, dan ternyata banyak dari kelompok peserta yang tidak menggunakan modal sedikitpun tapi menghasilkan profit yang lumayan besar.

Contohnya kelompok  yang beranggotakan @adhipewe
Bermodalkan follower akun twitternya yang berjumlah belasan ribu (hampir 20.000) dan kegilaannya akan kaskus, maka adhi dkk membuat bisnis promosi via twitter, yang dipromosiin apa saja bisa usaha, akun twitter pribadi, bahkan promosiin temen yg jomblo agar exis di dunia maya. Awalnya kelompok ini memasarkan bisnisnya ke mahasiswa, namun ternyata responnya tidak terlalu bagus. Lalu mereka pindah salah satu tempat tongkrongan anak muda, sebut saja TUBEL (tujuh sebelas *translite-kan ke English ya biar tau tempat yang dimaksud*), dan memasarkan bisnisnya, karena ditempat tongkrongan tersebut banyak anak2 sma, bisnis adhi dkk disambut dengan baik. Namun, lagi2 adhi dkk merasa kurang puas, maka mereka lalu membidik pasar yg lebih serius, yaitu mempromosikan acara atau usaha orang lain. Bermodalkan kontak BBM, ternyata banyak yg merespon dengan baik, bahkan ada yg minta dipromosikan sampai hari minggu (setelah acara #bikinbisnis3jamselesai ,adhi dkkk masih ada order). Dengan bisnis ini adhi dkk dapet profit 137.000 dalam waktu 3 jam.

Ada juga kelompok lainnya @Arta89 kelompok yang satu ini bikin bisnis “spirit for entrepreneurship”, foto bareng dengan kawula muda yang mendukung gerakan semangat berwirausaha. Fotoini nanti akan di edit dan dituliskan “kami mendukung gerakan wirausaha Indonesia”, dan dengan mau difoto, berarti mereka juga sudah berpartisipasi dalam mendukung gerakan wirausaha di Indonesia.

Selain 2 bisnis diatas, kelompok peserta lainnya juga membuat bisnis yang kreatif, seperti pijet keliling, membuangkan sampah para pengguna jalan raya, kantong kejutan, agen jasa, dan bisnis potensi bakat. Dari keseluruhan bisnis tersebut tidak ada yang rugi satu pun *WOW HEBAT!! prok-prok*

Nah, dari sini dapat dilihat ternyata istilah “Nothing is impossible” itu benar adanya. Ide gila, ide kreatif ide apapun itu bisa dijadikan sebuah bisnis asalkan ada niat dan keberanian serta pintar-pintar dalam memanfaatkan peluang, bisnis apapun bisa dijalankan, bahkan dengan modal kecil.

Semoga dengan post ini, temen-temen yang berencana mau ngebisnis semakin terinspirasi dan semangat untuk jalanin bisnisnya :D

FYI aja nih, event bikin bisnis 3 jam ini sepertinya akan rutin diadakan, kalau mau tahu kapannya bisa cek TL @kerjakreatif yo

See you in another post

About these ads