Terbangun dengan Lagu di Kepala


Ever wake up with a song in your head? Not just a day but a week?

Well I had it recently. Actually I had it several times.

earworm_wake_up_with_song_in_head_yuvitapohan

credit: whisper.sh

Dulu saya pernah kebangun dengan lagu Britney Spears sometimes mengalun di kepala, padahal belum pernah lagi dengerin lagu itu semenjak tahun 2000an awal. Lalu dua minggu belakangan lagu Collide dari Howie Day tiba-tiba terus mengalun di kepala. Ini aneh, karena sebenarnya saya tidak tahu siapa penyanyi dan judul lagu yang ada di kepala ini, yang terdengar hanya “Somehow found you and I collide, du..du..du..du“. Sangking seringnya tuh lagu berputar di kepala saya pun mengetik kata-kata itu di google dan Tadaaa baru inget judul lagunya Collide dari Howie Day (saya bahkan tidak tahu Howie Day, hahaha)

Karena hal ini tidak terjadi satu dua kali saja, melainkan agak sering, saya pun memutuskan untuk melakukan sedikit “research”. Menarik, ternyata ada satu istilah untuk ini, yaitu earworm “a catchy piece of music that continually repeats through a person’s mind after it is no longer playing (Wikipedia). Bukan hanya itu bahkan penelitian yang dibuat oleh seorang Psikolog London Dr. Vicky Williamson tentang earworm. 

Menurut kajian penelitian terdapat 92%  orang yang mengalami earworm (well I’m glad, I’m not alone :p), dengan beberapa penyebab seperti, Recent music exposure, Repeated music exposure, Word triggers People triggers (ingatan atau memori yang mengingatkan kita akan sebuah lagu), Situation trigger, Stress, Surprise, Mind wandering

Lalu bagaimana dengan lagu si Howie Day tadi?

Dilihat dari liriknya, sebenarnya lagu Howie Day ini, mungkin (kenapa mungkin karena ini hanya opini or intepretasi saya saja, hehe) bercerita tentang seorang pria dan wanita yang suka satu sama lain, tapi si cowok mungkin merasa minder karena dia melihat si cewek sangan bold dan berani (bagai sosok cewek independent kayak beyonce hahah). Si cowok mungkin tidak berani untuk melangkah maju lagi, begitu juga dengan si cewek yang sudah tahu dengan perasaannya, bahwa dia suka, tapi karena si cowok terlihat tidak memberikan lampu hijau jadinya give up juga deh.

Tapi ada yang menarik di lagu ini, yaitu pada bagian bridge:

“Don’t stop here
I’ve lost my place
I’m close behind”

Sepertinya di bagian bridge ini si cowok pun juga gak mau melepas si cewek begitu saja. Jadi?? Bagaimana? hahah hanya si penulis lagu yang tahu maksud dari ini semua dan ending dari lagu ini.

… Apakah saya merasakan hal ini?,Aaaaaaaaaaak HELP!!!  

Okay, back to earworm. Ada beberapa web juga yang menjelaskan bagaimana cara agar terbebas dari earworm. But for me, it’s not a bad thing. In fact I love when I have an earworm. Gara-gara si cacing telinga ini, saya bisa nostalgia hehe.. bisa dengerin lagi lagu lagu lama yang dulu saya sukai dan mendalaminya (karena dulu kan bahasa Inggris masih acak adut, nyanyi lagu ya nyanyi aja, kalau sekarang udah agak ngerti la jadi bisa wondering gitu and syukur2 jadi ke inspired), dan bisa sok sok merefleksikan diri dengan sebuah lagu. Bahkan sekarang lagu Howie day ini jadi masuk ke playlist handphone, dan hampir setiap hari saya putar 🙂

Lain lagi kata teman saya. Ketika saya bercerita tentang hal ini, dia berkata dengan santainya “Lu sih dengerinnya lagu barat mulu, galau mulu lagi, coba dengerinnya ayat-ayat Quran, earworm lu pasti jadinya ayat Quran deh, syukur-syukur lu jadi ingat satu surat“. Subhanallah~ benar juga. 

So… Does earworm bad? I don’t think so 🙂

See you in another post!

Advertisements